Bupati Luwu Timur Raih Gelar S2 Teknik Sipil Cumlaude dalam Waktu Satu Tahun

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, telah mencetak prestasi gemilang dengan menyelesaikan program Magister Teknik Sipil (S2) di Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam waktu hanya satu tahun, dan meraih predikat cumlaude. Dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94, pencapaian ini menandai langkah signifikan dalam karier akademisnya.
Keberhasilan Melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau
Keberhasilan Irwan Bachri Syam tidak terlepas dari partisipasinya dalam Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program ini memberikan pengakuan terhadap pengalaman kerja dan pendidikan nonformal yang diakui sebagai satuan kredit semester (SKS), sehingga memudahkan mahasiswa untuk menyelesaikan studi lebih cepat.
RPL telah menjadi pilihan yang efisien bagi banyak mahasiswa dalam menempuh pendidikan, baik pada tingkat sarjana maupun pascasarjana. Proses ini melibatkan asesmen oleh asesor bersertifikat, yang menjamin kualitas dan validitas dari pengalaman yang diakui.
Mekanisme RPL dan Manfaatnya
RPL berfungsi sebagai mekanisme pengakuan capaian pembelajaran yang diperoleh dari berbagai sumber, baik pendidikan formal, nonformal, maupun pengalaman kerja yang relevan. Dengan demikian, mahasiswa dapat mengakumulasi SKS dengan lebih efisien.
- Pengakuan terhadap pengalaman kerja relevan
- Mempercepat proses penyelesaian studi
- Memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas
- Diakui secara resmi oleh institusi pendidikan
- Memfasilitasi peningkatan kualitas SDM
Inisiatif ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang diatur dalam Permendikbudristek Nomor 41 Tahun 2021 tentang RPL dan merupakan komitmen UMI dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas.
Pelaksanaan Ujian dan Tema Penelitian
Ujian penutup Irwan berlangsung di bawah pimpinan Prof Ir. Ratna Musa dan Ir. Mas’ud, yang didampingi oleh tim penguji terdiri dari akademisi ternama, termasuk Prof Ir. Lambang Basri Said dan Prof Ir. Hanafi Ashad. Ujian ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 April 2026, dan dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta istri Irwan, Ani Nurbani Irwan.
Pada seminar hasil penelitiannya, Irwan membahas tema yang berjudul “Kajian Pola Hujan Akibat Pengaruh Variabel Iklim pada DAS Tabo-Tabo Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan.” Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara variabel iklim seperti temperatur, kelembaban, dan kecepatan angin terhadap pola hujan serta dampaknya terhadap sektor-sektor tertentu.
Relevansi Penelitian untuk Luwu Timur
Ir. Mas’ud, salah satu pembimbing Irwan, memberikan apresiasi terhadap topik yang diangkat dalam penelitian tersebut. Ia menilai bahwa kajian ini memiliki relevansi yang tinggi dan sangat bermanfaat bagi Kabupaten Luwu Timur yang memiliki banyak daerah aliran sungai (DAS).
“Penelitian ini sangat penting karena mengkaji bagaimana variabel iklim mempengaruhi pola hujan yang berdampak langsung pada sektor pertanian, irigasi, kesehatan, dan lingkungan hidup. Ini juga sangat potensial untuk diterapkan di Luwu Timur,” ungkap Ir. Mas’ud.
Dampak Penelitian untuk Masyarakat
Ir. Mas’ud berharap bahwa hasil penelitian Irwan dapat dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan di wilayah Luwu Timur agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Dalam hal ini, Irwan menekankan pentingnya menerapkan hasil penelitian di daerah tersebut.
“Insyaallah, hasil penelitian ini akan kami terapkan di Luwu Timur, mengingat bahwa daerah kita memiliki banyak DAS yang potensial untuk dikembangkan dengan pendekatan serupa,” ujar Irwan dengan penuh keyakinan.
Mendorong Pendidikan Tinggi bagi Generasi Muda
Irwan Bachri Syam juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda di Luwu Timur, untuk terus melanjutkan pendidikan hingga jenjang yang lebih tinggi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah menyediakan beragam program beasiswa untuk masyarakat, mulai dari jenjang S1 hingga S3.
“Kurang lebih 10 ribu masyarakat Luwu Timur telah mendapatkan bantuan beasiswa dari pemerintah daerah. Ini adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutup Bupati Irwan, menegaskan komitmennya terhadap pendidikan di daerahnya.
Kesimpulan
Pencapaian Irwan Bachri Syam dalam meraih gelar S2 Teknik Sipil cumlaude merupakan bukti nyata dari dedikasi dan komitmennya terhadap pendidikan. Melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau dan penelitian yang relevan, ia tidak hanya meningkatkan kualifikasinya, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan daerah Luwu Timur. Dukungan terhadap pendidikan tinggi bagi masyarakat menjadi fokus utama, menciptakan harapan baru untuk masa depan yang lebih baik.
